Minggu, 13 November 2011
Diversitas- Stabilitas- Integritas Hutan ( PIK kelas B )
Tag
Diversitas
- atribut komunitas yg penting
- menjadi perhatian dunia
- level genetik, tegakan, bentang alam
Level Tegakan
Ditentukan oleh
- kekayaan jenis
- kemerataan jenis
- keragaman struktur
Kekayaan jenis
- paling umum digunakan sbg ukuran
- diversitas total tdk mudak diukur
- biasanya digunakan diversitas tumbuhan,
burung, jasad mikro, vertebrata
hutan mempunyai (α) diversitas tinggi
Kekayaan jenis saja tdk lengkap
Bandingkan:
ada 100 pohon dari 10 jenis
a.9 jenis t.d 10 ind. b. 10 jenis masing
1 jenis 90 ind masing td 100
ind
tampak seperti beragam, campur
td 1 jenis
Diversitas biologi
- ditentukan oleh kekayaan jenis dan ke-
merataan (frekuensi relatif)
- tetapi juga ditentukan oleh susunan
spasial (horizontal dan vertikal), pohon
mati, adanya rumpang, variasi umur
dan ukuran pohon
Stabilitas
- ada kaitan diversitas – stabilitas
(walau sifatnya masih ilusif)
- Jadi belum ada generalisasi
- dlm hutan diversitas ada hubungn
dg stabilitas
- semakin beragam semakin stabil
Integritas ?
- kondisi lengkap, tidak rusak, tidak timpang
- kondisi benar, kelengkapan, keseluruhan
Kondisi-kondisi yang bertentangan?
- lereng tererosi, sungai dipenuhi sisa kayu,
endapan pasir di alur sungai
- areal tebang habis
Perkembangan kepedulian thd lingkungan
pengaruhi pandangan thd integritas
- kerusakan visual ekosistem
- gangguan dari kondisi sempurna
- mengubah kelengkapan ekosistem
digolongkan sebagai kerusakan
integritas ekosistem
Suatu ekosistem didefinisikan sbg
sistem ekologi
- punya kriteria struktur, fungsi,
kompleksitas, saling keterkaitan,
selalu berubah
- bagian-bagian dan proses-proses tsb
sangat saling berkaitan dan berkembang
menurut waktu
Berdasar definisi:
1.Ekosistem mempunyai integritas sbg
suatu sistem dinamis dan lentur
2. Bila sistem ekologi adalah ekosistem
fungsional maka ekosistem itu mempunyai
ntegritas
Ekosistem mempunyai integritas bila :
Struktur dan komposisi jenis, laju proses
ekologidan kemampuan menahan
kerusakan atau cekaman ada dalam
rentang karakteristik yang dipunyai
ekosistem secara historis
Arah perkembangan perubahan ekosistem :
Perkembangan melalui proses suksesi autogenik
menuju kondisi suksesi akhir pada laju dan melalui
Lintasan yang khas dari stau ekosistem
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





0 komentar:
Posting Komentar